Peluang Bisnis atau Usaha bagi Penyandang disabilitas di Surakarta

Peluang Bisnis atau Usaha bagi Penyandang disabilitas di Surakarta

Peluang Bisnis atau Usaha bagi Penyandang disabilitas di Cilandak Timur, Berwiraswasta memang menjadi salah satu pekerjaan yang sering kali dipilih oleh para penyandang disabilitas. Dengan berwirausaha, mereka dapat mengoptimalkan potensi yang ada di dalam diri mereka dan menjadi mandiri secara utuh. ThisAble, sebagai social enterprise yang fokus memberdayakan disabilitas dengan membangun cara yang sustainable untuk education, experience, dan financial, menjadi salah satu wadah bagi para penyandang disabilitas dalam meningkatkan kecakapan mereka dalam berwirausaha. Bersama dengan elevenia, ThisAble berharap meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kini, berwisausaha bagi para difable bukanlah hal yang tak mungkin, melainkan kian mempermudah mereka untuk mengembangkan dan memasarkan usaha yang sedang dirintis.

Baca Juga Peluang Bisnis di Indonesia

“Memandirikan para penyandang disabilitas merupakan harapan dan cita-cita mulia dari banyak pihak, baik itu pemerintah maupun swasta. Dengan berwirausaha, para penyandang disabilitas bisa mengembangkan potensinya sekaligus membutikan eksitensi mereka yang sama nilainya di tengah masyarakat. Di era ekonomi digital seperti sekarang ini, para penyandang disabilitas malah kian dipermudah dalam memasarkan dan mengembangkan usaha mereka, karena mereka dapat melakukan bisnis mereka kapan saja dan dimana saja.” Terang Rezki Yanuar – Senior Manager Brand & PR elevenia.

Angkie Yudistia selaku founder dan CEO ThisAble enterprise menerangkan, “Selama 5 tahun ini, kami sudah memberdayakan kurang lebih 448 disabilitas. Tahun ini, salah satu program ThisAble ialah pemberdayaan ekonomi kreatif untuk disabilitas agar mereka mandiri secara financial, salah satunya merupakan dengan pemberdayaan softskill dan hardskill seperti memproduksi produk lokal”. Angkie menambahkan bahwa produk yang dijual oleh ThisAble bukanlah dimaksudkan untuk mengumpulkan sumbangan, tetapi sebagai sumber penghasilan dari member yang membuatnya.

ThisAble telah memproduksi 4 variasi produk seperti beauty care, fashion, silver jewelry, dan instant food (cuankie). Di bulan Januari 2017 yang akan datang, ThisAble juga kan meluncurkan produk Sari Kurma & Kurma isi keju. Di tahun ini, ThisAble mulai menjalankan penetrasi ke dalam industri bisnis daring dengan mulai menjadi seller di elevenia. Dua produk yang mereka pasarkan di elevenia yaitu produk ThisAble Beauty Care & ThisAble Ready to Wear. Dengan berjualan secara online di elevenia, ThisAble mau dapat memperluas distribusi produk mereka juga menginspirasi segala penyandang disabilitas supaya bisa mandiri dan menyadarkan mereka bahwa kini kemandirian para penyandang disabilitas kian dipermudah.

Elevenia juga menyambut bersuka cita ketidakhadiran ThisAble sebagai salah satu seller mereka. Dengan bergabungnya ThisAble menjadi seller elevenia, membuktikan bahwa berjualan e-commerce yaitu sistem yang bisa diterapkan para penyandang disabilitas untuk bisa mengoptimalkan usahanya. Layaknya seller lain, elevenia memberikan fasilitas tuntunan dan pelatihan mengenai berbisnis daring juga terhadap tim ThisAble. Pelatihan tersebut dijalankan mulai dari tahap awal, yaitu pengenalan akan dunia e-commerce, sampai melayani orderan dari buyer. Elevenia dan ThisAble mau dengan adanya pelbagai platform digital seperti saat ini, akan bisa meningkatkan jumlah wirausaha dari kalangan disabilitas, karena dapat memberikan akses yang seluas-luasnya terhadap para difabel dalam mengoptimalkan kreativitas dan menyokong kemandirian mereka.

Baca juga Tabungan Unit Link dengan 3 Manfaat sekaligus

Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Pusdatin Kemensos sampai dengan tahun 2010 jumlah penyandang disabilitas menempuh 11.580.117 orang. Walaupun data dari Kementerian Ketenagakerjaan jumlah kekuatan kerja penyandang disabilitas pada tahun 2010 mencapai 7.126.409 orang yang terdiri dari tuna netra 2.137.923 orang, tuna daksa 1.852.866 orang, tuna rungu 1.567.810 orang, cacat mental 712.641 orang dan cacat kronis sebanyak 855.169 orang.[1]

Kementerian Sosial selalu menjalankan bermacam-macam program demi menyiapkan pemberdayaan sosial dan vokasional bagi penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas diharapkan dapat menjadi insan yang lebih mandiri dan bisa berkontribusi bagi masyarakat. Pemerintah juga terus mengoptimalkan menjadikan kemandirian dan kesejahteraan penyandang disabilitas, termasuk didalamnya jaminan perlindungan dan pemenuhan hak-haknya, membangun masyarakat inklusi dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas antara lain penyandang disabilitas memperoleh bantuan kebutuhan dasar, pemberiaan bantuan alat tolong, termasuk bantuan pengembangan usaha.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Difabel
http://blog.elevenia.co.id/bisnis-online-bagi-para-penyandang-disabilitas
http://3iteam-unity.com/peluang-bisnis-3i-networks

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *